Showing posts with label study. Show all posts
Showing posts with label study. Show all posts

Wednesday, February 27, 2013

Modul Pelaksanaan Anggaran Bab 1 dan 2



Kemaren gue diminta bikin soal buat semacem ujian gitu lah,entah ujian apaan,tapi gue dikasih modul pelaksanaan anggaran,bersyukurnya adalah,gue udah sempet lupa ama pelajaran-pelajaran masa susah di stan candradimuka dulu,,sekarang lebih banyak molor daripada belajarnya,,dulu juga ga lebih banyak sih belajarnya,kita mulai sekarang,,ngebagi apa yang gue pelajarin,sekalian gue nyatet,nginget2..ibarat pepatah, sekali merayu,dua tiga cewek melewati,g ada yang nyantol

Pertama,kita buka dengan DIPA.


BAB 1 dan 2
PENDAHULUAN DAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (DIPA)


DIPA itu kependekan dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, for your information, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran itu kepanjangan dari DIPA...
Bisa diistilahkan,DIPA itu rencana tertulis dari apa-apa yang lo rencanain bakalan lo lakuin setaun ke depan beserta rincian penerimaan yang kemungkinan bakalan elu terima,dan anggaran yang elu perluin buat mewujudkan cita-cita elu setaun itu. semacam proposal yang lu kasih ke bokap buat minta uang jajan lu laah,, bahasa rumitnya gini:
                “Wujud dokumen pelaksanaan anggaran yang berlaku mulai tahun anggaran 2005 berupa daftar isian yang memuat uraian sasaran yang hendak dicapai, fungsi, program dan rincian kegiatan, rencana penarikan dana tiap-tiap bulan dalam satu tahun serta pendapatan yang diperkirakan oleh kementerian negara/lembaga, sehingga dokumen pelaksanaan anggaran tersebut disebut Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran atau disingkat DIPA.”

Gue bingung buat ngejelasin,jadi gue coba cari gambarnya,dan hasilnya malah kayak gini...

hasil gambar buat DIPA
jadi bayangin aja DIPA itu cewek india cantik yang dadah2 di depan elu,,hahhahahaa

DIPA itu kayak buku cerita,isinya terdiri dari bab-bab kayak novel,ada 4 bab dalam DIPA,kami nyebut itu sebagai DIPA halaman 1 sampe 4.

DIPA halaman 1 dibagi 2,1A dan 1B. halaman 1A isinya informasi umum dari satuan kerja,dan hal 1B isinya tentang rincian fungsi, program,dan sasaran serta indikator keluaran masing-masing kegiatan,,jadi halaman 1 ini semacam perkenalan dan hal-hal yang menjadi acuan kenapa lu ngajuin anggaran itu,

DIPA halaman 2,isinya informasi setiap satker,beserta uraian kegiatan dan volume keluaran, juga alokasi dana pada masing-masing belanja yang bakal di munculkan pada setiap mata anggaran keluaran.
rinciannya sebagai berikut:
a. DIPA Kementerian /Lembaga (K/L) : meliputi belanja pegawai,belanja barang,belanja modal,belanja bantuan sosial,dan belanja lain-lain
b. DIPA perimbangan keuangan negara : meliputi belanja daerah Dana Alokasi Umum (DAU) belanja daerah Dana Alokasi Khusus (DAK), belanja daerah Dana Bagi Hasil, Belanja Daerah Dana Penyesuaian, dan belanja daerah Dana Otonomi Khusus.
c. DIPA pembayaran bunga utang dan hibah, meliputi belanja bunga utang dalam negeri, belanja bunga utang luar negeri, penerusan pinjaman dan belanja hibah.
d. DIPA subsidi dan transfer berisi belanja subsidi
e. DIPA pembiayaan,meliputi Pembiayaan dalam negeri, pembiayaan luar negeri, penerusan pinjaman,dan penyertaan modal pemerintah 

DIPA halaman 3,isinya informasi tentang rencana penarikan dana dan penerimaan negara bukan pajak yang jadi tanggung jawab dari setiap satuan kerja..yang perlu diperhatikan oleh satuan kerja adalah hal-hal berikut:
a. buat belanja pegawai,rencana penarikan pegeluaran per bulan adalah seperdua belas dari pagu gaji satu tahun,,soalnya kan setaun dua belas bulan *yaiyalaah-__________-"
b. sedangkan buat belanja barang dan modal,memperhatikan kebutuhan berdasar rencana penarikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan yang meliputi rencana penarikan uang persediaan dan rencana penarikan langsung setiap bulan.

DIPA hal 4,isinya catatan-catatan yang perlu diperhatikan oleh pelaksana kegiatan.

lanjutt ke jenis2nya..

DIPA itu dikelompokkan jadi dua kelompok besar,DIPA kementerian/Lembaga dan DIPA Pembiayaan dan Perhitungan

DIPA Kementerian/lembaga dibagi lagi jadi beberapa jenis:
1. DIPA satker pusat/Kantor pusat
2. DIPA satker kantor vertikal(semacam kantor cabang di daerah gitu)
3. DIPA dana dekonsentrasi
4. DIPA tugas perbantuan

DIPA ANggaran Pembiayaan dan Perhitungan dikelola oleh menteri keuangan dan penggunaannya bersifat khusus, juga nggak termasuk dalam anggaran Kementerian negara/lembaga/pemerintah daerah,meliputi:
 DIPA Belanja Pemerintah pusat,meliputi:
1.   Cicilan Bunga Utang (BA 061)
2.   Subsidi dan Transfer ( BA 062)
3.   Belanja Lain-lain (BA 069)

4.   Penerusan Pinjaman sebagai Hibah (BA 101)
DIPA Belanja Daerah,meliputi:

1.   Dana Perimbangan (BA 070)
2.   Dana Otonomi khusus dan Penyesuaian ( BA 071)
DIPA Pembiayaan,meliputi:
1.   Pembayaran Cicilan Pokok Utang Luar Negeri (BA 096)
2.   Pembayaran Cicilan Pokok Utang Dalam Negeri (BA 097)
3.   Penerusan Pinjaman Sebagai Pinjaman (BA 098)
4.   Penyertaan Modal Negara (BA 099)
5.   Penerusan Pinjaman sebagai Hibah (BA 101)
6. Penerusan Hibah sebagai Hibah (BA 102)
DIPA khusus,untuk keperluan darurat dan mendesak,seperti penanganan bersifat darurat(gue juga ga ngerti ini maksudnya apa) dan kegiatan politis untuk menjaga kredibilitas pemerintah.

PRINSIP PEMBAYARAN ATAS BEBAN DIPA,karena semua orang harus punya prinsip,kayak gue jomblo itu karena prinsip,prinsip pembayaran atas beban dipa kayak gini:

1. DIPA itu berlaku sebagai dasar pelaksanaan pengeluaran Negara setelah disahkan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN)
2. Alokasi dana pada DIPA adalah batas pengeluaran tertinggi negara,jadi kalo dalam kegiatannya,dana yang ada tidak cukup,maka kegiatan tidak dapat dibiayai,yaiyalah,g ada duitnya..
3. khusus untuk pembayaran gaji dan tunjangan yang ada pada gaji,sebenernya sih ga logis kalo ga cukup,karena dana ini rutin keluar,jadi bisa diprediksi pengeluarannya,tapi kalo emang kejadian ga cukup dananya,pembayaran gaji bisa dilaksanain sebelum dilakukan perubahan /revisi DIPA

modul yang gue baca ini ada 6 bab di dalemnya,kalo gue langsung nerangin di sini,bisa lo banting kompi ato laptop elu pada,,
efek sampingnya ke badan elu terlalu besar,,jadi mendingan kita pisahin aja ya,,:)

Monday, January 16, 2012

PSAK 103, akuntansi salam

salam ini juga sejenis akad jual beli sob,,dimana barang disediakan dengan model pesanan dengan pengiriman di kemudian hari oleh penjual dan pembayarannya dilakukan oleh pembeli pada saat akad disepakati sesuai dengan syarat2 tertentu.

kalo penjualnya pesen ke pihak laen buat nyediain barang pesanan pembeli dan pemesanan kepada pihak laen ini dengan metode salam juga maka ini disebut salam paralel


barang yang dipesan harus jelas karakteristik dan spesifikasinya,,apabila terjadi perbedaan spesifikasi atau cacat pada barang karena kelalaian penjual,maka menjadi tanggung jawab dari penjual.

alat pembayaran harus diketahui secara jelas,,mau itu kas,barang, atau manfaat.tapi alat pembayarannya ini gag boleh dalam bentuk pembebasan utang penjual,ataupun piutang milik pembeli dari pihak lain.

transaksi ini dilakukan karena pembeli berniat memberikan modal lebih dulu biar penjual bisa memproduksi barangnya,barang yang dipesan memiliki spesifikasi khusus,atau pembeli ingin mendapatkan kepastian dari penjual.transaksi salam ini dianggap selese kalo penjual udah ngasih barangnya ke pembeli.artinya udah terjadi perpindahan kepemilikan.

Pengakuan dan Pengukuran


Pembeli


ini agak aneh tapi logis kok,,jadi waktu pembeli ini ngasih bayaran ke penjual,maka pembeli mengakui piutang salam,dimana anehnya?karena biasanya piutang diakui oleh penjual,bukan pembeli,dimana logisnya?ya karena penjualnya punya kewajiban buat ngebayar ke pembeli berupa barang.kenapa g dicatat sebagai pembelian?karena kepemilikan barang belum berpindah,ini hasil pemahaman gue dari baca psak ya,jadi kalo salah saya mohon koreksi..

modal usaha yang dikasihkan sama pembelinya ini bisa berupa kas atopun nonkas,kalo kas diukur dan dicatat sebesar yang dibayarkan.kalo nonkas diukur dan dicatat berdasarkan nilai wajarnya.kalo ada selisih antara nilai wajar sama nilai tercatat aset nonkas yang diserahkan,itu diakui sebagai kerugian/keuntungan pada saat penyerahan modal usaha.

nah,,kalo barang pesanan udah diterima,pengukuran nilainya sebagai berikut:
a.kalo barang sesuai pesanan:dicatat sesuai nilai akad yang disepakati
b.kalo barang g sesuai pesanan:kalo nilai wajar lebih tinggi dari nilai akad maka dicatat sesuai nilai akad,kalo lebih rendah dicatat sesuai nilai wajar.

kalo pembeli belum menerima seluruh /sebagian sampai jangka waktu jatuh tempo maka:
a.kalo jangka waktu diperpanjang :nilai piutang yang tercatat sebesar nilai piutang yang belum dipenuhi sesuai nilai yang tercantum pada saat akad
b.kalo akad salamnya ini dibatalkan baik seluruhnya maupun sebagian,maka piutang salam ini dipindahkan menjadi piutang yang harus dilunasi oleh penjual sebesar bagian yang tidak dapat dipenuhi.piutang yang harus dilunasi oleh penjual ini dipisahkan dari piutang salam.
c.kalo akad salam ini dibatalkan seluruh /sebagian tapi penjualnya memberikan jaminan kepada pembeli:kalo hasil penjualan jaminan itu lebih kecil daripada nilai yang tidak dapat dipenuhi maka selisihnya diakui sebagai piutang yang harus dilunasi oleh penjual, tapi kalo lebih besar maka selisih lebih itu jadi hak penjual.

sekarang kita bahas dikit masalah denda:
denda ini cuman bisa dikenakan pada penjual kalo penjual itu punya kemampuan buat menuhin tanggung jawabnya tapi dia g menuhin itu,,maksudnya gimana?jadi denda-denda ini g berlaku buat keadaan force majeur,,misalnya.lu pesen ikan ama tuh orang,terus pas dia nangkep ikan,tiba2 badai,,terus perahunya tuh orang bocor,nah,karena perahunya bocor,tuh orang tenggelam,terus tuh orang terdampar di pulau terpencil,,ditemenin monyet ama kura2,nah,orang kayak gini g bisa lu kenain denda sob!!

terus denda ini masuk kemana?nah,denda kayak gini g boleh diakui sebagai pendapatan operasi,pendapatan lain2,jatah preman,ato apapun lah itu,dana ini masuk ke dana kebajikan sesuai yang udah gue tulis di psak 101.bisa dipahami?

Penjual


pas pembeli ngasih duit modal ke penjual,maka penjual mengakui utang salam,sebesar modal salam yang diterima,,kalo berupa kas,ya diakui sebesar kas yang diterima,kalo berupa nonkas,diakui sebesar nilai wajar aset nonkas yang diserahkan oleh pembeli.


kewajiban salam dihentikan ketika terjadi penyerahan barang kepada pembeli,kalo dilakukan secara salam paralel,maka selisih antara biaya perolehan barang dari pihak lain dengan jumlah yang dibayarkan oleh pembeli akhir diakui sebagai keuntungan /kerugian pada saat penyerahan pesanan kepada pembeli akhir.


sekiaannn,,silahkan dicemooh kalo ada yang salah,,saya mah lapang dadaaa,,:D


Sunday, January 15, 2012

PSAK 102, Akuntansi Murabahah

sebenernya gue juga capek juga,,tpi ya namanya cari ilmu,,sebelum kita bahas lebih lanjut kita mulai dari pengertian umum aja yak..
Murabahah : intinya ini akad jual beli, harganya itu nilai perolehan + keuntungan yg disepakati. penjual kudu ngaku berapa nilai perolehannya ke pembeli.
Aset Murabahah: aset yg diperoleh dengan tujuan untuk dijual lagi pake akad murabahah
laennya kayak akuntansi biasa kok..

karakternya kayak gini:
-bisa dilakuin berdasarkan pesanan/tanpa pesanan
-kalo pesanan bisa mengikat /g mengikat,kalo pesanan yang mengikat, pesananya g bisa dibatalin,muncul pertanyaan,kalo misalnya aset itu nilainya turun sebelum diserahin ma pembeli gimana?penurunan nilainya jadi tanggungan penjual dan ngurangin nilai akadnya.
-akad murabahah juga ngebolehin penawaran harga yang beda kalo cara pembayarannya juga beda,tunai ato cicilan,,selama akad belum dilakukan,tapi kalo udah ada akad yang disepakatin,harga yang dipake cuman satu,harga pas akad itu.

Akuntansi Untuk Penjual


aset murabahah diakui sebagai persediaan sebesar harga perolehannya
        pengukurannya setelah perolehan:

  1. murabahah pesanan mengikat:


  • dinilai berdasarkan biaya perolehan
  • jika terjadi penurunan nilai sebelum aset murabahah karena usang,rusak atau kondisi lainnya yang menyebabkan penurunan nilai diserahkan pada pembeli,maka penurunan nilai tersebut diakui sebagai beban dan dikurangkan pada nilai aset murabahah
     2. Murabahah pesanan tidak mengikat atau tanpa pesanan:
  • biaya perolehan atau nilai bersih yang dapat direalisasi (NRV),mana yang lebih rendah
  • kalo nilai bersih yang dapat direalisasi  lebih rendah daripada nilai perolehannya maka selisihnya diakui sebagai kerugian .
Pengakuan diskon pembelian:
  • diakui sebagai pengurang biaya perolehan aset murabahah :terjadi sebelum akad murabahah
  • kewajiban kepada pembeli : terjadi setelah akad dan sesuai akad disepakati bahwa diskon merupakan hak pembeli
  • tambahan keuntungan murabahah:terjadi setelah akad dan sesuai akad disepakati bahwa diskon menjadi hak penjual
  • pendapatan operasi lain: terjadi setelah akad dan tidak ada perjanjian saat akad
Piutang murabahah
diakui sebesar biaya perolehan aset murabahah+ keuntungan yang disepakati. Pada akhir tahun nilai piutang dinilai berdasarkan nilai bersih yang dapat direalisasi= saldo piutang- cadangan piutang tidak tertagih

Pengakuan keuntungan murabahah diakui saat:
  • terjadinya penyerahan barang :dilakukan secara tunai atau ditangguhkan dengan jangka waktu kurang dari setahun
  • selama periode akad sesuai resiko dan upaya merealisasikan keuntungan itu dan jangka waktunya lebih dari satu tahun.metodenya:
          metode untuk mengakui keuntungan pada murabahah tangguh(Cicilan)
-diakui saat penyerahan aset murabahah:jika resiko penagihan kas dan beban pengelolaan piutang serta penagihan relatif kecil
-diakui proporsional sebesar kas yang berhasil ditagih:jika resiko piutang tak tertagih besar dan pengelolaan 
relatif besar juga
-diakui pada saat kas pada piutang tertagih 100%.jika resikonya besar sekali,kenyataannya metode yang terakhir in jarang dipakai,,karena pada dasarnya penjual dapat menolak akad jika tidak ada kepastian ketertagihan.

      Pengakuan potongan angsuran murabahah:
-dikurangkan pada keuntungan murabahah:jika terjadi karena pembeli membayar tepat waktu
-diakui sebagai beban:jika terjadi karena penurunan kemampuan membayar pembeli

jika pembeli lalai dalam kewajiban pembayaran maka dikenakan denda..denda ini akan dimasukkan sebagai bagian dari dana kebajikan.

Pengakuan dan pengukuran uang muka
-diakui sebagai uang muka pembelian sebesar jumlah yang diterima.
-jika aset jadi dibeli maka diakui sebagai pembayaran piutang(pokok piutang)
-jika tidak jadi dibeli maka uang muka dikembalikan dikurangi biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh penjual


Akuntansi Untuk Pembeli Akhir

Hutang yang terjadi akibat akad murabahah diakui sebagai hutang murabahah sebesar harga beli yang disepakati (jumlah yang wajib dibayarkan)

-aset yang diperoleh diakui sebesar biaya perolehan murabahah tunai .selisih duit yang elu bayarin sama biaya perolehan tunainya diakui sebagai beban murabahah tangguhan.kalo elu masih inget udah gue posting di atas kalo penjual itu kudu ngasih tau biaya perolehannya ke pembeli,nah ini yang jadi dasar penetapan biaya perolehan murabahah tunai,selisihnya jadi beban tangguhan.beban murabahah ini diamortisasi secara proporsional sama porsi utang murabahah.
-kalo ada diskon ,potongan pelunasan ama potongan hutang diakui sebagai pengurang beban murabahah tangguhan.
-denda yang dibayar akibat kelalaian dalam melakukan pembayaran diakui sebagai kerugian
-potongan uang muka akibat gag jadi beli maka diakui sebagia kerugian.

Penyajian

Piutang disajikan berdasarkan nilai bersih yang bisa direalisasikan=saldo piutang-penyisihan  kerugian piutang 
Margin murabahah tangguhan disajikan sebagai contra account piutang murabahah.
Beban Murabahah Tangguhan disajikan sebagai contra account hutang murabahah

Pengungkapan

Penjual mengungkapkan:
1.Harga perolehan aset murabahah
2.janji pemesanan dalam murabahah berdasarkan pesanan sebagai kewajiban atau bukan.
3. pengungkapan lain sesuai PSAK 101:Penyajian Laporan Keuangan Syariah

Pembeli mengungkapkan:
1.nilai tunai aset yang diperoleh dari transaksi murabahah.
2.jangka waktu murabahah tangguh
3. pengungkapan lain sesuai PSAK 101:Penyajian Laporan Keuangan


Thursday, January 12, 2012

PSAK 101, Penyajian Laporan Keuangan syariah

nah,kalo elu udah baca yang ini , itu pendahuluan dari yang gue baca,,sekarang gue bakalan share bab selanjutnya penyajian Laporan Keuangan Syariah..cekidot

gue ulangin dikit yak,,laporan keuangan yg lengkap terdiri dari beberapa laporan,antara laen:
-neraca
-laporan laba rugi
-laporan arus kas
-laporan perubahan ekuitas
-laporan sumber dan penggunaan dana zakat
-laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan(gue rada geli dengernya,gue inget kamen raider ma power ranger kalo denger kata2 kebajikan)
-yang terakhir catatan atas laporan keuangan

nah,kalo lembaga syariah ini merupakan lembaga keuangan,,di psak 101 paragraf 12 ini dibilang klo perusahaan wajib menyajikan komponen tambahan yg menunjukan karakteristik utama usaha tersebut jika belum tercakup di atas,,(mungkin kayak pemilihan miss universe kali ya,,(M*****I syariah,19 tahun,jakarta)* tangan kanan  lambai2,tangan kiri taroh pinggang,senyum 3 jari..

yang pasti laporan keuangan ini kudu disajikan secara wajar,biar laporan keuangan itu relevan dan andal,bisa dimanfaatkan oleh pengguna laporan keuangan itu..
pertanyaannya,kalo perusahaan itu pada menghadapi situasi dimana blom ada peraturan yg ngatur masalah itu,terus gmn?apa jdi g wajar?
ini ada di paragraf 20,dimana managemen boleh mengambil kebijakan untuk memasukkan transaksi atau keadaan tersebut dalam laporan keuangan,dengan syarat kebijakan itu membuat laporan keuangan tersebut tetap andal dan relevan,penjelasan tentang andal dan relevan udah gue bahas di pendahuluan,,g perlu gue bahas lagi lah ya..

masalah selanjutnya adalah kenapa perusahaan itu kudu bikin laporan keuangan buat dibaca dan dipake orang lain,sedangkan perusahaan belom pasti tetep ada di masa yang akan datang,,di paragraf 23 diterangin,kalo perusahaan harus menilai kemampuan perusahaan untuk tetap bertahan di masa yang akan datang,karena itu memakai asumsi going concern,kecuali tuh perusahaan niat ngejual ato ngelikuidasi perusahaan itu,,kalopun perusahaan itu menilai bahwa perusahaan ini g bakal bisa berjalan ke depannya,itu juga kudu diungkapkan sebagai informasi..istilahnya ya perusahaan kudu jujur dan ngasih tau keadaan perusahaan yang sebenarnya..boong itu dosa kaaaaannnn..

nah,buat nyusun laporan keuangan ini,dasar yang dipake oleh entitas syariah itu dasar akrual sob,kecuali buat laporan arus kas ama penghitungan pendapatan buat pembagian hasil usaha,itu pake cash basis.penyajian pos2nya juga kudu konsisten,kalo dari awal lu bikin pengeluaran buat listrik lu pake nama akun beban setrum ya kudu gitu terus,termasuk metode ngitung beban,kudu konsisten..sama kayak laporan keuangan konvensional kan.

pos yang material disajikan sendiri2 dan yang g material digabungin aja,contohnya,gedung ya tulis gedung,,kalo sabun,odol,creambath,lulur,sikat gigi,sampo..ya jadiin satu aja jadi alat mandi,ato boleh lu jadiin aktiva tetap kok,asalkan masa manfaat alat mandi yang elo punya lebih dari satu periode,mungkin lo mandi setaun sekali,,jadi tu alat mandi kan masa manfaatnya bisa sampe kadaluarsa,,kalo lu tulis satu2 gemporrr lu ngitungnya ntar..

saling hapus (offseting) cuman boleh dilakukan buat yang diatur dalam psak,contohnya aktiva dan akumulasi penyusutannya,,itu boleh disajikan nilai bersihnya doang,,ini juga sama sih ma akuntansi biasa..

blablablablablablablaa,,sampe paragraf 43 isinya sama ma akuntansi biasa,jadi kita lanjut aja yaa,,capek tangan gue nulis mulu,,lu pikir nih leptop nulis sndiri pas gue baca bukunya,,pake tangan woii,,lu enak tinggal baca,lah gue,kudu makan buat ngisi energi,kudu beli minum,,belom lagi listrik buat nyalain laptop,,itu pake duit,,*maklum akuntan,hahaha

NERACA


Aset lancar :kas,setara kas,aset yg dimiliki untuk diperdagangkan diharapkan akan diwujudkan dalam jangka waktu 12 bulan,atau aset tersebut bakalan kepake dalam satu perode normal akuntansi.

Kewajiban jangka pendek:sama ma aset lancar,diperkirakan bakalan dikelarin ato jatuh tempo dalam satu periode.

pada dasarnya isi minimal dari neraca itu sama kayak neraca biasa cuman ketambahan dana syirkah temporer.letak dana syirkah temporer ini dibawah kewajiban, diatas ekuitas.

Laporan Laba Rugi


disini perbedaannya rada banyakan.
-ada pendapatan bagi hasil: yg gue tangkep sih ini pendapatan hasil klo perusahaan investasi gitu
-terus pendapatan ini dikurangin bagi hasil pihak ketiga,ini kyknya bagi hasil phak lain yg investasi di perusahaan itu..nah,hasilnya namanya Hak bagi hasil milik perusahaan.
sisanya sama kyk akuntansi biasa kok,,


nah,kalo entitas syariah itu berupa lembaga keuangan ada yang namanyarekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil, intinya dia menyajikan berapa yang merupakan bagian dari perusahaan dan berapa yang merupakan bagian dari pemilik dana.
isinya:pendapatan perusahaan akrual-unsur pengurang+unsur penambah=dana yang tersedia untuk bagi hasil,nah,dana yang tersedia ini yang kemudian dirinci di bawahnya,mana yang merupakan milik perusahaan dan mana yang merupakan milik pemilik modal.
unsur pengurangnya itu pendapatan periode berjalan yang kas atau setara kas yg belum diterima,rinciannya:
-pendapatan margin murabahah
-pendapatan istishna
-hak bagi hasil,ada dua:pembiayaan musyarakah ama pembiayaan mudharabah,intinya ini pembiayaan buat usaha yg dijalanin gitu lah,,tpi gue blm nemu perbedaannya yg bisa bnr2 bikin gue paham,gue ngeliatnya mudharabah yg merupakan perjanjian antara pemilik modal dan pengelola modal untuk mnjalankan usaha itu merupakan bagian dari musyarakah,tapi bisa diartikan gini,musyarakah itu entitas sebagai penghimpun dan penyalur dana,sedangkan mudharabah itu entitas sebagai pengelola modal,artinya entitas membangun usaha bersama pihak lain.
unsur penambahnya itu pendapatan dari periode sebelumnya yang kasnya diterima dalam periode berjalan,rinciannya:
pelunasan piutan yang terdiri dari:
-marjin murabahah
-pendapatan istishna
-pendapatan sewa
penerimaan piutan bagi hasil:
-pembiayaan mudharabah
-pembiayaan musyarakah

istishna:jual beli berdasarkan pesanan,,job order gitu lah,jadi barangnya belom ada,karena pesanan,bisa jadi pembayarannya bisa diawal,cicilan atau di akhir,makanya belum tentu ada kas masuk ketika ada penjualan dengan akad istishna


nah,dari sini kalian bisa menyimpulkan kalo rekonsiliasi ini pake cash basis,,ok:)


buat Laporan dan Penggunaan Dana Zakat itu sama kayak laporan zakat di masjid,isinya cuman sumbernya dari mana,sama rincian penggunaannya berapa yang buat fakir,miskin,amil,mualaf,,gharim,riqab,fisabilillah,ama ibnu sabil,udah gitu doang,terus ditotal berapa penggunaannya,terus saldo awal dana zakat itu dikurangi penggunaan ketemu saldo akhir..bisa dicerna?


ini yang agak unik, Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan..laporan ini pake cash basis juga.

isinya sumber dana yang terdiri dari :
-infak zakat dari dalam entitas syariah
-sedekah
-hasil pengelolaan wakaf
-pengembalian dana kebajikan produktif
-denda
-pendapatan non halal
terus dikurangin penggunaan dana kebajikan,penggunaannya itu terdiri dari:
-dana kebajikan produktif
-sumbangan
-penggunaan lainnya untuk kepentingan umum
kalo udah diitung penurunan /kenaikan dana itu,+- saldo awal ,ketemu saldo akhir

satu lagi CALK,,ini sama kyk akuntansi normal,trgntung perusahaan..

selesaiiiiii:D


Sekilas pandang :akuntansi Syariah (pendahuluan)

berhubung instansi tempat gue nuntut ilmu g mau dituntut buat nyepetin pengumuman penempatan gue bakalan kerja,dan gue udah sepet jadi pengangguran friksional brengsek yang cuman ngabisin beras,jadi gue mutusin buat Magang di Kantor Akuntan Publik (KAP). Klien pertama tempat gue kudu belajar ini berhubungan ama akuntansi syariah sob,alhasil gue disuruh baca Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAKK) tentang akuntansi syariah..

sekalian gue belajar,sekalian aja gue share ama elu pada yak,dan gue g mau ribet,jadi gue pake bahasa gue sndiri,dan apa yang ada di kepala gue setelah baca nih buku..g boleh protes:)
berhubung gue juga belom begitu megang nih materi,jadi kita bahas pake pertanyaan2 yak,,

Pertanyaan Pertama:apa sih akuntansi syariah itu?

yang gue tangkep,sebenernya pada dasarnya ini sama kayak akuntansi umum,,cuman pelaksanaan usaha perusahaan harus menggunakan prinsip-prinsip islam macem g boleh ada riba',harus halal,,jadi bukan lo kudu pake sorban,,terus kudu ngomong sok2 pake bahasa arab buat jualan,,bukan sob,sama sekali bukan,apalagi lu kudu jualan karpet ama kurma,makin salah kaprah,karena usaha yang digunakan menggunakan syariah,ada beberapa pos yang g gue temuin,kayak interest expense ato revenue,dan ada beberapa pos yang g gue temuin di akuntansi umum buat beberapa bidang usaha ,,ngerti gag sih?semoga ngerti lah ya..

Pertanyaan kedua: Siapa sih pengguna dari laporan keuangan di perusahaan dengan prinsip syariah gini?

ini juga g beda kok sob,,
1.investor
2.Pemberi dana Qardh(yang gue tangkep ini kayak pemberi pinjaman gitu)
3. Pemilik dana syirkah temporer(ini kayak nasabah kalo itu bank,,tpi diserahkan untuk dikelola,ada sistem bagi hasilnya juga)
4.Pemilik dana titipan (kalo ini nasabah umum,dia bisa ngambil duit kapan aja,,jadi dana titipan ini liquid banget)
5.pembayar dan penerima zakat,sedekah,infak,dan wakaf(ini bedanya,,dan mnurut gue ini keren)
6.pengawas syariah
7.karyawan
8.pemasok dan mitra usaha lain
9.pelanggan
10.pemerintah
11.masyarakat

pertanyaaan 3: Asas Transaksi syariah itu apa aja sih?
1.persaudaraan (ukhuwah): 
2.keadilan ('adalah) dengan adanya asas ini maka transaksi syariah melarang:
-riba:baik nasiah maupun fadhl
(riba nasiah:memberikan bunga ketika ada penangguhan hutang bagi peminjam,riba fadhl:memberikan kelebihan untuk penjualan barang sejenis dengan kualitas berbeda.contoh:setengah kilo emas berkualitas baik ditukar satu kilo emas kualitas buruk)
-kezaliman:merugikan diri sendiri,orang lain,atau lingkungan
-maysir : unsur judi/spekulatif
-gharar : ketidak jelasan,baik harga,barang,waktu pengiriman barang,dan lain-lain.termasuk mnjual trnk yg masih dalam kandungan
-haram
3.kemaslahatan(maslahah)
4.keseimbangan (tawazun)
5 universalisme (syumuliah)

Pertanyaan 4: apa sih Tujuan dibikinnya laporan keuangan ini?

Tujuan utamanya sih cuman satu,menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan,kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu entitas syariah yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

dalam pembuatan laporan keuangan ini asumsi dasarnya akrual sama going concern (kelangsungan usaha)

Pertanyaan 5: karakteristik kualitatif laporan keuangan apaan?
yg pasti karakteristiknya g seunik para jomblo yg milih pacar muluk tapi g ada yg nerima..
kalo laporan keuangan ini karakteristiknya antara laen,
-dapat dipahami
-relevan (berguna dalam pengambilan keputusan para pengguna laporan keuangan)
-materialitas(seberapa berpengaruhnya suatu salah saji dr laporan keuangan)
-keandalan-tidak menyesatkan pengguna laporan keuagan
-penyajian jujur
-substansi transaksi mengungguli bentuk hukumnya
-netralitas>>lap.keuangan ga boleh mihak pihak manapun!!MERDEKA!!!
-pos yg ga pasti macem piutang tak tertagih,tuntutan di masa depan,harus dipertimbangkan hati2
-kelengkapan
-dapat dibandingkan,baik dengan laporan taun lalu maupun dengan perusahaan lain yg sejenis..

pertanyaan 6:buat bikin informasi yang relevan dan andal kendalanya apa aja?

1.waktu.pembuatan laporan keuangan dibatasi waktu,kalo ditunda bisa jadi laporan itu ga relevan lagi.
2biaya dan manfaat.jadi dalam pembuatan laporan keuangan ini manfaatnya kudu lebih besar dari biayanya,,jangan sampe karena ngejar kudu sempurna tuh laporan keuangan,perusahaan sampe gulung tikar saking mahalnya
3.penyajiannya kudu wajar,dalam hal ini terkadang hal2 yang ga material diiabaikan,,g perlu semua ditulis,asalkan wajar,no body's perfect kan ya,karena itu kadang ada informasi yang g tersampaikan..

anjiirr,,capek juga nulis begini yak ternyata..

pertanyaan 7:terus isi laporan keuangannya apa aja?bedanya apa ama laporan keuangan biasa?


-laporan posisi keuangan
-laporan laba rugi
-laporan arus kas
-laporan perubahan ekuitas
-laporan sumber dan penggunaan dana zakat
-laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan


yg gue tebelin itu yg beda ama lap keuangan biasa..

di laporan keuangannya bagian neraca ada yg namanya dana syirkah..uda gue jelasin diatas yak..yg gue tangkep kyk gitu,,klo salah mohon koreksi..
sebenernya masih banyak lagi,termasuk penjelasan per pos,,tapi gue kudu baca lagi,ntar kita share bareng,,kalo ada yang salah mohon di comen di bawah,,ntar saya edit ,,thx:)

ini gue ambil dari PSAK 101 dengan penafsiran gue sendiri..kalo ada yang salah saya mohon dikoreksi yak..



Twitter Bird Gadget